Sinopsis

Keinginan reza untuk menjadi seorang pemuda yang mandiri, kini telah membuat reza memutuskan untuk menerima tawaran pekerjaan dari sebuah perusahaan yang berlokasi di jakarta, dan seiring dengan penugasan kerja yang telah diterima oleh reza, reza menempati sebuah mess perusahaan yang berlokasi di jawa timur

Perkenalan reza dengan beberapa pegawai lama yang menempati mess tersebut, kini telah mengantarkan reza bersahabat dengan indra, minto dan dikin, tapi rupanya persahabatan yang telah terjalin tersebut, perlahan mulai mengantarkan reza untuk mengetahui adanya berbagai macam kejadian menyeramkan yang telah terjadi di mess yang reza tempati

Ketidakpercayaan reza terhadap hal hal yang berbau ghaib, telah membuat reza mengajak para sahabatnya itu untuk menggali lebih jauh akan sejarah masa lalu dari mess yang mereka tempati sekarang ini, dan seiring dengan berbagai macam kejadian menyeramkan yang mulai terjadi di dalam proses penggalian sejarah masa lalu dari mess tersebut, reza mencoba untuk membuktikan kepada para sahabatnya bahwa hal hal yang berbau ghaib itu tidak ada, tapi sayang reza akhirnya melakukan sebuah ritual yang seharusnya tidak reza lakukan. Tanpa Reza sadari, ternyata itu menjadi kesalahan terbesarnya.

Sinopsis

Reza is determined to become independent, so he decides to accept a job offer from a company in Jakarta. The company places him in a mess located in East Java.

Reza meets several older employees that have been staying in the mess, and he befriends Indra, Minto, and Dikin. However, this friendship also leads Reza into finding out various kinds of scary events that has happened in the mess that they are staying at.

Reza does not believe anything related to ghosts, so he takes his friends to discover the history of the company’s mess. Mysterious things start to happen during this mission, and Reza continues to try and prove to his friends that ghosts do not exist. Unfortunately, Reza performs a ritual that should not be performed. Unaware about his actions, the ritual turns out to be his biggest mistake.

poster film jeritan malam